MUI Pusat Minta Aparat Usut Tuntas Kasus Penyerangan Ustadz Asal Sumbar

- Rabu, 22 September 2021 | 10:30 WIB

HALUANPADANG.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta apparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penyerangan Ustadz Abu Syahid Chaniago, dan kasus-kasus penyerangan ustadz lainnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Jaidi berharap pengusutan tersebut tidak sekadar menangkap pelaku tetapi membongkar aktor intelektualnya.

"Kita minta aparat penegak hukum untuk menelusuri dan memproses masalah ini sehingga bisa ketemu aktor intelektualnya. Siapa di belakangnya, siapa yang menyuruh. Tidak sekadar menangkap, karena sudah membuat keresahan di masyarakat," tutur dia kepada Republika.co.id, Selasa (21/9).

Menurut Kiai Jaidi, pelaku harus dihukum karena ini menyangkut keselamatan jiwa seseorang. Dia menuturkan, pelaku penyerangan tersebut tentu tidak serta merta begitu saja melakukan aksi kejinya.

Baca Juga: Pelaku Penyerangan Ustad Abu Syahid Chaniago Melantur Saat Diperiksa Polisi

Dia mengingatkan, masalah-masalah seperti ini jangan sampai menjadi preseden buruk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, dia menilai, pengusutan tuntas terhadap penyerangan kalangan ulama harus dilakukan betul-betul oleh aparat penegak hukum.

Ustadz Syahid Chaniago diserang ketika sedang berceramah di Masjid Baitusysakur Sei Jodoh Kecamatan Batu Ampar Kota Batam, Senin 20 September 2021 siang.

Kejadian sekira pukul 11.15 WIB. Ia diduga merupakan warga asal Sumatera Barat.

Seorang pria yang tak dikenal itu melakukan penyerangan saat ustad tersebut tengah memberikan ceramah kepada jamaah.

"Kami semua sedang fokus mendengar tausyiah, kemidian tiba-tiba orang tak di kenal itu datang dan tiba-tiba masuk orang dan siap-siap udah pasang kuda-kuda mau terjang ustad," ucap salah seorang jamaah.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

X