Terungkap! Investasi Bodong Berkedok Pengelolaan Mukena di Agam, Kerugian Korban Sampai Miliyaran Rupiah

- Selasa, 7 September 2021 | 17:43 WIB
[Ilustrasi] investasi bodong.  (Shutterstock)
[Ilustrasi] investasi bodong. (Shutterstock)

HALUANPADANG.COM - Ratusan orang melaporkan praktek investasi bodong yang dilakukan oleh seorang perempuan warga Koto Hilalang, Kabupaten Agam ke Polda Sumbar.

Sebanyak 140 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia melaporkan perempuan yang berinisial RY (37) itu ke Polda Sumbar pada 28 Agustus 2021 lalu.

Pelaporan tersebut dibantu oleh kantor pengacara M. Nur Idris & Associates yang mana pelaporan terdokumentasikan dengan nomor No.STTL/336.a/VIII/YAN/2002/SPKT-Sbr.

Dikutip dari Kaba12, pengacara 140 orang korban, M. Nur Idris mengatakan, dalam pelaporan itu disebutkan bahwa kerugian korban akibat inivestasi bodong ini mencapai Rp13 miliyar.

"Kami melaporkan seorang perempuan berinisial RY (37) bersama beberapa orang pengelola investasi yang kesemuanya merupakan warga yang berdomisili di Koto Hilalang Ampek Angkek Kabupaten Agam," katanya.

Dalam laporan, Idris menyebutkan bahwa RY melakukan aksinya dengan kedok pengelolaan mukena dan selendang yang akan dijual ke Negara Malaysia dan Pusat Grosir Pasar Simpang Aur Kuning Bukittinggi.

Ia mengungkapkan, RY menawarkan keuntungan mencapai besaran 40 persen dari modal yang diinvestasikan dan diberikan setiap bulannya. Kegiatan investasi ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2020 sampai Juli 2021.

"Jadi misalnya, investasi dengan modal Rp100 juta maka akan diberikan keuntungan sebanyak 40 persen atau Rp40 juta pada bulan berikutnya. Atau modal investasi Rp2 juta akan diberikan keuntungan Rp800 ribu," jelas Idris.

Dalam prakteknya, jelas Idris, terlapor memberikan keuntungan modal pada korban, namun modal tetap disimpan sebagai modal selanjutnya oleh terlapor bersama pengelolanya.

Ia melanjutkan, pada awal pertama pembuatan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) pemberian keuntungan berjalan lancar.

Halaman:

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

X