Pemuda Situjuh Banda Dalam Angkut Warga Kulit Melepuh Usai Vaksin Ke RSAM Bukittinggi

- Jumat, 18 Februari 2022 | 17:24 WIB
Febri Yulianti (29) Warga Situjuh Banda Dalam, 50 Kota, yang menderita penyakit kulit melepuh usai menerima vaksin Covid-19 diangkut ke mobil ambulance PMI Bukittinggi ke RS Achmad Moechtar, Jumat (18/2/2022).
Febri Yulianti (29) Warga Situjuh Banda Dalam, 50 Kota, yang menderita penyakit kulit melepuh usai menerima vaksin Covid-19 diangkut ke mobil ambulance PMI Bukittinggi ke RS Achmad Moechtar, Jumat (18/2/2022).

Haluan Padang - Sejumlah pemuda di Nagari Situjuh Banda Dalam, Kecamatan Situjuh V Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota mengaku prihatin dengan kondisi kesehatan yang dialami oleh Febri Yulianti (29).

Febri yang merupakan warga Jorong Subarang Tabek, Nagari Situjuh Banda Dalam tersebut mengalami kulit melepuh disekujur tubuhnya setelah menerima vaksin Covid-19 pada 11 November 2021 di Kantor Walinagari setempat.

Tergugah dengan solidaritas antar warga, sejumlah pemuda berinisiatif untuk mengakut Febri ke Rumah Sakit Achmad Moechtar (RSAM) Bukittinggi pada Jumat (18/2/2022).

"Ini kami lagi nunggu ambulance PMI Bukittinggi untuk mengangkut Febri ke RS Achmad Moechtar," sebut Ketua Karang Taruna Nagari Situjuh Banda Dalam, Yorry Antof kepada Haluan Padang, Jumat (18/2/2022).

Baca Juga: Warga 50 Kota Yang Kulitnya Melepuh Usai Divaksin, Dinkes Sebut Febri Tidak Terangkan Ada Penyakit Bawaan

Disebutkan Yorri, pemuda Situjuh Banda Dalam ada jaringan ke PMI Bukittinggi dan langsung meminta bantuan untuk difasilitasi bisa dirujuk ke RSAM. Permintaan tersebut langsung dipenuhi oleh PMI Bukittinggi.

"Ada pemuda kami juga yang punya relasi ke PMI Bukittinggi. Beliau minta bantuan agar difasilitasi RSAM dan langsung dipenuhi. Soalnya penyakit Febri sudah kronis begini," kata Yorri lagi.

Yorri juga mengatakan pemuda nagari sudah melakukan komunikasi dengan Pihak RSAM dan RSUP Dr. M Djamil Padang untuk tindak lanjut pengobatan Febri. Namun, untuk awal ini sengaja di rujuk ke RSAM untuk dilakukan pengechekan kondisi kesehatan ulang terlebih dahulu. Sesuai dengan hasil rekam medis sebelumnya. 

 "Sudah kami lakukan komunikasi dengan dr. Firman Abdullah SpOG, selaku dewan pengawas di RSUP Dr. M.Jamil dan beliau bersedia. Tapi kami rujuk dulu ke RSAM terlebih dahulu," katanya. 

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SNMPTN 2022 Diumumkan Besok, Bisa Cek di Link Ini

Senin, 28 Maret 2022 | 09:43 WIB

Bermaafan Sebelum Ramadan, Yakin Ada Dalilnya?

Jumat, 25 Maret 2022 | 22:20 WIB
X