Kabar Gembira, Padang Segera Punya Ruang Kreatif Berbasis Lokal, Disini Lokasinya

- Kamis, 25 November 2021 | 18:29 WIB
Survei lokasi bekas pabrik seng yang akan dijadikan ruang kreatif M Bloc (HALUAN PADANG | Tio Furqan)
Survei lokasi bekas pabrik seng yang akan dijadikan ruang kreatif M Bloc (HALUAN PADANG | Tio Furqan)

HALUAN PADANG - Kota Padang bakal segera punya ruang kreatif berbasil lokal, yang ikut melibatkan pemberdayaan produk-produk lokal dan talenta-talenta lokal dari ibukota Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Ruang kreatif itu dikembangkan oleh M Bloc Group, sebuah kelompok yang bergerak dalam pengembangan kegiatan kreatif yang berpusat di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Di Kota Padang sendiri, M Bloc Group bakal mengubak sebuah bangunan bekas pabrik seng yang terletak di Jalan Pro. Dr. Hamka. Bangunan itu lah nantinya bakal menjadi creative hub seperti yang direncanakan oleh M Bloc Group.

Hal itu diketahui dalam survei yang dilakukan M Bloc Group bersama HIPMI Sumbar dan sejumlah komunitas, Rabu (24/11) kemarin.

Co-founder sekaligus program director M Bloc Group Wendi Putranto mengatakan Padang menjadi kota ke empat yang memiliki ruang kreatif yang didirikan oleh M Bloc Group setelah sebelumnya di M Bloc Space dan Pos Bloc di Jakarta serta JNM Bloc Yogyakarta.

Nantinya, kata Wendi, bangunan bekas pabrik seng tersebut bakal memiliki fasilitas pertunjukan konsep hall, ruang screening film, ruang presentasi, workshop, stand-stand F&B dan lainnya.

Survei lokasi bekas pabrik seng untuk dijadikan ruang kreatif M Bloc di Padang (HALUAN PADANG | Tio Furqan)


"Namun disini tidak ada brand luar, semuanya brand lokal, bahkan brand-brand yang sudah terkenal di mall sekalipun tidak kita masukan," katanya pada Haluan Padang, Rabu (24/11) kemarin.

Ia menjelaskan, semua yang ada di ruang kreatif itu merupakan produk UMKM yang memiliki konsep yang kuat, perencanaan pendapatan yang kuat juga. Bisa dikatakan, tempat tersebut merupakan Mall Alternatif.

"Mimpi besar M Bloc Group sendiri adalah membangun ruang-ruang kreatif baru nantinya di berbagai macam kota yang direplikasi dari Jakarta," ucap Wendi.

"Ini semacam cabang, namun kita menyebutnya sirkuit kreatif, untuk sistem pembayarannya nanti semuanya sama yaitu hanya akan berlaku cashless atau tanpa uang tunai, mengapa demikian? Karena kita sistemnya bagi hasil, tidak ada yang namanya sewa tempat namun mereka mengirimkan proposal bisnis yang akan kita kurasi," jelas dia.

Survei lokasi pabrik bekas seng untuk dijadikan ruang kreatif M Bloc (HALUAN PADANG | Tio Furqan)


Semua produk yang bakal hadir di ruang kreatif itu sendiri, papar Wendi memiliki detail kurasi terkait tampilan, produk, dan pelayanannya.

"Itu yang kemudian kita nilai, kalau memang layak nanti kita sediakan tempat bagi mereka untuk membuka usaha disini," papar Wendi kemudian.

Target utama ruang kreatif itu, sebut Wendi untuk menggerakkan komunitas-komunitas kreatif yang ada di kota tersebut, melahirkan brand-brand baru, produk-produk baru, bahkan musisi-musisi baru yang nantinya bisa di ekspor ke Jakarta.

"Dan bagi saya, Padang punya potensi besar unntuk pengembangan hal demikian," ujarnya singkat.

Adapun beberapa pihak yang akan berkerjasama dengan M Bloc Group di Padang diantaranya adalah HIPMI Sumbar, sejumlah komunitas, dan ekonomi kreatif. Mereka juga ikut survei ke lokasi yang bakal dijadika ruang kreatif itu.

"Jika tidak ada hambatan target kita April 2022 sudah buka, untuk persiapan mungkin akhir tahun ini, kita masih menunggu izin dari pemerintah setempat, jika izinnya sudah keluar akhir tahun ini kita mulai pembugaran tempat," pungkasnya kemudian.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Terkini

Sumbar Darurat Kekerasan Seksual

Rabu, 17 November 2021 | 18:23 WIB

Merayakan Kesetaraan dengan Sepiring Nasi Padang

Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:02 WIB
X