Komnas Perempuan Kecam Pelaku Perkosaan Berjamaah di Padang dan Serukan Pemulihan Kedua Korban

- Kamis, 18 November 2021 | 13:07 WIB
Ilustrasi pencabulan anak
Ilustrasi pencabulan anak


HALUAN PADANG – Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), mengecam keras para pelaku pemerkosaan terhadap 2 anak perempuan bawah umur di Padang.

3 pelaku merupakan kakek, paman, dan sepupu kandung dari para korban, 1 lainnya tetangga. Di samping itu, 2 kakak kandung korban lainnya, yang masih di bawah umur, juga ikut terlibat meski tidak sampai memperkosa dua korban yang berusia 5 dan 7 tahun.

“Komnas Perempuan mengecam keras para pelaku! Mereka harus dikecam keras, karena mereka orang-orang terdekatlah yang seharusnya melindungi korban!” Seru Komisioner Komnas Perempuan, Alimatul Qitbiyah, saat diwawancarai Haluanpadang melalui panggilan Whatsapp, Kamis (18/11).

Lebih jauh, Alimatul menyampaikan saat ini yang terpenting adalah menjamin pemulihan kedua korban. “Korban-korban harus terus didampingi dan mendapat penanganan lebih lanjut. Hak para korban untuk mendapat pemulihan medis dan psikis harus dipenuhi, juga hak hukumnya,” tambah Alimatul.

Di samping itu, Alimatul mengatakan peristiwa yang dialami para korban akan meninggalkan trauma mendalam serta punya dampak luar biasa besar terhadap kejiwaan mereka. Karena itu ia menekankan para korban harus dipastikan mendapat layanan konseling profesional.

Komnas Perempuan sendiri akan berupaya ikut membantu penanganan para korban yang saat ini didampingi pihak terkait di Padang. “Melalui jejaring yang kami punya, termasuk KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), Komnas Perempuan akan mengusahakan bantuan untuk pemulihan para korban,” lanjut Alimatul yang juga menjabat sebagai Guru Besar Kajian Gender di Universitas Islam Negeri Kalijaga Yogyakarta.

Alimatul juga mengatakan dengan terungkapnya kasus ini warga hendaknya menjadi lebih awas terhadap lingkungannya agar peristiwa serupa tidak sampai terulang lagi.

Hal lain yang tak kalah penting menurut Alimatul adalah hukuman bagi para pelaku. Menurutnya mereka semua harus dihukum dengan hukuman maksimal. Ia juga mendorong kepolisan bertindak tegas serta mengekspos para pelaku seluas-luasnya agar jadi peringatan bagi calon pemerkosa lainnya.

Karena, “Ini kejahatan yang sangat serius!”, tutupnya.

Sampai berita ini ditulis, para korban tengah mendapat penanganan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) serta Polresta Padang.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Artikel Terkait

Terkini

Nasib Malang Si Sapi Bantuan

Rabu, 5 Januari 2022 | 14:31 WIB
X