Deretan Kontraversi Bupati Banjarnegara: Minta Naik Gaji 20 Kali Lipat, Hingga "Lecehkan" Luhut Panjaitan!

- Sabtu, 4 September 2021 | 13:37 WIB
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memakai kaos Gue Lagi Pencitraan.
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memakai kaos Gue Lagi Pencitraan.

HALUANPADANG.COM - Penetapan Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah Budhi Sarwono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menguak kembali memori publik terhadap kontraversi yang pernah dilakukannya.

Budhi Sarwono memang dikenal sebagai kepala daerah yang sering disorot media karena ulah dan perbuatannya.

Budhi Sarwono jadi tersangka maling uang rakyat dalam kasus pengadaan barang dan jasa di Pemerintahan Kabupaten Banjarnegara tahun anggaran 2017-2018.

Selain Budhi Sarwono, KPK juga menetapkan orang kepercayaan dan tim sukses bupati, Kedy Afandi (KA) sebagai tersangka.

KPK menduga Budhi Sarwono menerima komitmen ‘fee’ miliaran rupiah atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Baca Juga: Video Detik-Detik Evakuasi Remaja Asal Padang Yang Jatuh di Gunung Marapi

“Diduga BS telah menerima komitmen ‘fee’ atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara kurang lebih senilai Rp2,1 miliar,” ucap Ketua KPK Firli Bahuri.

Penetapan Budhi Sarwono sebagai tersangka seolah menjadi puncak gunung es dari sederetan kontraversi yang dibuatnya. Berikut sejumlah kontraversinya:

1. Sebut Luhut Binsar Panjaitan Sebagai Menteri Penjahit

Budhi Sarwono jadi sorotan ketika menyebut nama Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan Luhut Penjahit. Pernyataan itu disampaikannya dalam wawancara terkait pendemi covid beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Mendulang Cuan dari Setrika Arang

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:41 WIB

Sumbar Darurat Kekerasan Seksual

Rabu, 17 November 2021 | 18:23 WIB
X