Netizen Geram KPI Pusat Tidak Bisa Sensor Perilaku Karyawan Sendiri

- Kamis, 2 September 2021 | 18:56 WIB

HALUANPADANG.COM - Terungkapnya kasus perundungan dan pelecehan seksual yang dialami MS di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat membuat publik geram khususnya di media sosial.

Terlebih lagi kasus pelecehan seksual tersebut terjadi di lembaga negara yang selama ini bertugas menyensor tayangan publik yang dianggap vulgar.

Sejumlah komentar pedas dari publik memenuhi media sosial hari ini. Di twitter hingga sore ini kata "KPI Pusat" masih menjadi trending topik.

Baca Juga: Kisah Pilu Pegawai KPI: Dibully Sebagai Si Padang Pelit, dan Dipaksa Foto Telanjang dengan Kelamin Dicoret

Baca Juga: Ini Curhatan Lengkap Pegawai KPI Pusat yang Dibully Sebagai Si Padang Pelit dan Dipaksa Foto Telanjang

Berikut beberapa komentar netizen di twitter terkait kasus pelecehan seksual di KPI Pusat:

Kasus pelecehan seksual dan perundungan yang dialami oleh MS telah terjadi sejak tahun 2011 lalu. Beberapa kali laporan MS kepada atasan namun tak ada tindakan yang dilakukan.

MS seolah diperlakukan sebagai budak di KPI pusat, terutama di Divisi Visual Data yang merupakan divisi tempatnya bekerja. Bertahun-tahun memendam tekanan, akhirnya MS berani bicara setelah berkonsultasi dengan seorang pengacara dan aktivis, yang merupakan temannya.

Baca Juga: Selidiki Kasus Penganiayaan Si Padang Pelit di KPI Pusat, Bareskrim Polri Turun Tangan

Halaman:

Editor: Emen HLN

Terkini

Mendulang Cuan dari Setrika Arang

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:41 WIB

Sumbar Darurat Kekerasan Seksual

Rabu, 17 November 2021 | 18:23 WIB
X