Memanas! PSP Padang Protes ke PSSI Tuding Laga Semifinal dengan PSKB Bukittinggi Ilegal

- Selasa, 7 Desember 2021 | 18:20 WIB
Laga semifinal Liga 3 Sumbar PSKB vs PSP Padang
Laga semifinal Liga 3 Sumbar PSKB vs PSP Padang

HALUAN PADANG - Konflik pasca penghentian laga semifinal Liga 3 Sumbar antara PSP Padang dengan PSKB Bukittinggi di Stadion Sungai Sariak, Pariama, Senin (6/12) kemarin makin memanas.

Hal itu lantaran Manajemen PSP Padang melayangkan protes ke federasi sepakbola Indonesia, PSSI. Protes tersebut terdokumentasikan dalam surat bernomor 095/PSP-PDG/XI/2021 tertanggal 7 Desember 2021.

Surat protes itu ditandatangani langsung oleh Manajer PSP Padang, Irwan Afriadi. Dilansir dari Katasumbar, ia menilai laga tersebut ilegal.

Irwan menjelaskan, laga partai semifinal ini dilakukan tanpa adanya izin keramaian dari pihak kepolisian setempat. Selain itu, laga tersebut juga abai protokol kesehatan sesuai dengan regulasi Liga 3 pasal 6 dan 7.

Kemudian, Irwan juga menjelaskan, jumlah penonton yang hadir juga melebihi kapasitas stadion yang hanya mampu menampung 3 ribu orang.

Baca Juga: Panpel Bakal Selidiki Lebih Dalam Penyebab Wasit Hentikan Laga Semifinal Liga 3 Sumbar

"Diperkirakan penonton ada 10 ribu orang dari kapasitasnya 3 ribu orang. Bahkan saat rapat koordinasi pertandingan disepakati dengan penonton 299 orang," katanya.

Selanjutnya, panitia pelaksana telah lalai, tidak siap dan tidak sanggup melaksanakan laga semifinal tersebut.

"Kami sudah mempertanyakan dan memperingati Match Commisioner dan wasit yang bertugas saat jeda pertandingan. Pada saat itu kami meminta jaminan keamanan dan jika tidak bisa maka kami minta pertandingan dipindahkan," kata dia.

Baca Juga: Menang di Semifinal Liga 3 Sumbar Tapi Laga Dihentikan Wasit, PSKB Bukittinggi Kecewa

Ia melanjutkan, pada regulasi Liga 3 PSSI pasal 16 ayat 2 pembatalan pertandingan, menyatakan bahwa jika wasit memutuskan pertandingan tidak dapat dilaksanakan maka pertandingan harus dimainkan pada hari berikutnya atau tanggal lain yang ditetapkan PSSI.

"Keputusan tersebut harus diambil selambat-lambatnya 120 menit sejak keputusan wasit membatalkan pertandingan. Hingga pukul 00.00 WIB atau pada hari Selasa (7/12/2021) kami belum menerima apapun keputusan PSSI," ujarnya.

Irwan menegaskan, berdasarkan poin diatas, pihaknya meminta 5 hal yakni, pertandingan ulang laga semifinal melawan PSKB Bukittinggi sesuai regulasi dan protokol kesehatan.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Wasit Hentikan Laga Semifinal Liga 3 Sumbar PSP Padang vs PSKB Bukittinggi

Selanjutnya, pemindahan lokasi pertandingan ke stadion yang memenuhi syarat baik regulasi dan keamanan.

"Lalu, panitia pelaksana harus diberikan sanksi karena tidak menjalankan regulasi dan mengingat MCM yang disepakati," kata dia.

"Kami tidak mengakui hasil pertandingan semifinal PSP Padang vs PSKB Bukittinggi pada 6 Desember 2021 di Stadion Sungai Sariak karena pertandingan ilegal," tegasnya.

Diketahui, laga tersebut terhenti di menit perpanjangan waktu akibat protes dari PSP Padang. Laga sementara PSKB Bukittinggi unggul sementara 2-1.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Sumber: Katasumbar.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Watford Kalah Telak atas Norwich, 3 Gol Tanpa Balas!

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:42 WIB

Juventus Raih Kemenangan 4-1 atas Sampdoria!

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:06 WIB

AC Milan Tumbang di Kandang oleh Spezia: 1-2

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:15 WIB
X